Rangkuman Cybermedia

Posted: Juni 15, 2011 in cybermedia

Media Online

Sejarah Media Oline

  • Di Indonesia media online hadir pada tahun  1998 –  ditandai www.detik.com pada 9 juli 1998.
  • Pasca kejatuhan Soeharto, banya bermunculan media [cetak, elektronik, online]
  • Pada 1994, pasaca  pembredalan: TEMPO hadir dengan tempointeraktif.com, tapi masih sebatas membuat opini, belum ada news.

Kisah-kisah lucu

  • Kisah klasik pada masa jatuhnya pemerintahan Soeharto, di mana breaking news menjadi demikian penting. Seorang komandan militer di Jakarta yang sangat membutuhkan berita, memerintahkan anak buahnya, “coba tolong carikan detik.com, ada berita penting di situ”.. Anak buahnya, “Siap laksanakan komandan”. Lari lah si anak buah komandan mencari detik.com. Di setiap perempatan, dia berhenti dan menanyakan detik.com ke penjaja Koran di situ. Setelah putus asa, kembalilah dengan tangan hampa dan melapor kepada komandannya, “Lapor komandan, Detik.com habis”.

Sejarah Media Online di Aceh

  • Diluncurkan www.acehkita.com pada 19 juli 2003 – menjadi pemain tunggal 2006
  • Acehkita.com lahir karena banyak cerita soal perang tak dimuat di media mainstream. Jadi, saat itu acehkita.com memposisikan diri  sebagai media alternative.
  • Pada 2006, acehkita.com tidak lagi menjadi pemain tunggal, pada 2008, lahir theglobeljournal.com, kemudian diikuti acehsport.com, acehimage.com, acehpress.com, dll.
  • Sekarang muncul atjehpost.com, dan acehvision.com Baca entri selengkapnya »

Oleh: Muhammad Zairoky

Televisi merupakan sarana komunikasi elektronik utama dan sudah menjamur dikalangan masyarakat Indonesia. Tayangan anak merupakan salah satu dari beragam tayangan ditelevisi. Tayangan tersebut ditayangkan dengan tema yang beragam seperti film kartun, sinetron, ajang pencarian bakat, maupun kuis. Tayangan tersebut pada umumnya bertujuan agar anak-anak mendapat nilai-nilai positif bagi perkembangan dirinya seperti nilai agama, pendidikan, budi pekerti dan moral. Akan tetapi, berbagai kajian maupun penelitian menemukan banyak tayangan kekerasan, seksualitas, mistik dan perilaku negatif yang memberi dampak buruk terhadap pengembangan diri dan mental anak.

Rata-rata penonton televisi adalah penonton berusia 5-15 tahun. Kalau dihitung-hitung kurang lebih dalam seminggu, anak-anak Indonesia menonton rata-rata 30-35 jam per hari atau 1.560-1.820 jam setahun. Jumlah tersebut melebihi jumlah jam belajar anak TK/SD yangtidak lebih dari 1.000 jam setahun, dengan sekurang-kurangnya 80 judul program anak yang ditayangkan dalam 300 kali penayangan selama 170 jam per minggu. Tayangan film kartun tidak dapat dipisahkan dari anak-anak. Pada kenyataannya, tidak semua film kartun baik ditonton oleh anak-anak. Ada banyak film kartun yang bernuansa kekerasan seperti peperangan, perkelahian, aksi menjahili dan adegan tembak-menembak. Secara tidak sadar, pesan yang diterima dari film-film tersebut adalah solusi untuk memenangkan eksistensi dengan menjadi yang terkuat.

Sekarang tayagan-tayangan di televisi saat ini sudah mengabaikan ketentuan-ketentuan yang sudah ditetapkan. Ini terlihat dari maraknya eksploitasi sex, kekerasan, budaya konsumerisme dan hedonisme. Pada masa remaja normal, semakin banyak kekerasan yang mereka lihat, semakin berkurang aktifitas berfikir, belajar, melakukan pertimbangan, dan kontrol emosi pada otak. Walaupun demikian, bentuk tayangan kekerasan yang juga termasuk kategori pornografi yang lain ternyata tetap mewarnai layar televisi setiap hari. Sebut saja, tayangan berita-berita kriminal macam Buser, Bidik, Sergap, TKP, dan Patroli, yang hampir semuanya mengandung nuansa kekerasan Baca entri selengkapnya »

Infotainment adalah salah satu jenis pengembangan bahasa yang kemudian menjadi istilah populer untuk berita ringan yang menghibur atau informasi hiburan. Infotainment di Indonesia lebih condong dengan acara televisi yang menyajikan berita selebritis dengani cara penyampaian yang unik. Infotainment pada dasarnya bukanlah praktek jurnalisme, melainkan hanya memuaskan selera publik dalam hal ini adalah para penggemar artis saja. Kata infotainment sering dipelesetkan sebagai infoTAIment karena memang infotainment di Indonesia pada saat ini cenderung negatif dan tidak mengindahkan norma-norma yang baik dalam jurnalisme.

Pernahkah kita menyadari atau setidaknya membayangkan saja, ada acara yang membuka rahasia rumah tangga, dipertontonkan ke depan publik? Yang saya ketahui bagaimana kita menjaga nama keluarga, dan tak sembarangan membuka aib keluarga. Kalau pun ada masalah maka akan  kita akan berusaha menyelesaikannya, diselesaikan secara baik-baik tanpa perlu diketahui orang lain. Karena itu dapat mempengaruhi spikologis seseorang. kaget memang, melihat pertentangan kehidupan rumah tangga dipertontonkan di masyarakat luas. Dan ternyata acara “infotainment” ini termasuk acara yang diminati pemirsa televisi.

Mengherankan memang dengan penayangan infotainment di media televisi. Apa yang dipahami para insan pertelevisian sehingga begitu ngototnya menyajikan program infotainment. Kalau penayangannya didasari dengan pengetauan, prestasi atau kelakuan baiknya para artisnya tidak masalah. Tapi kalau didasari dengan rating, itu patut dipertanyakan. Infotainment kini memang sudah menjamur di seluruh stasiun televisi nasional. Saking populernya, Infotainment malah sudah menjadi trend di mana-mana. Di setiap stasiun televisi penuh dengan cerita-cerita para artis tanah air yang disajikan dengan begitu apik tentang kehidupan pribadi mereka. Baca entri selengkapnya »

              Suku Asmat adalah sebuah suku di Papua. Suku Asmat dikenal dengan hasil ukiran kayunya yang unik. Populasi suku Asmat terbagi dua yaitu mereka yang tinggal di pesisir pantai dan mereka yang tinggal di bagian pedalaman. Kedua populasi ini saling berbeda satu sama lain dalam hal dialek, cara hidup, struktur sosial dan ritual. Populasi pesisir pantai selanjutnya terbagi ke dalam dua bagian yaitu suku Bisman yang berada di antara sungai Sinesty dan sungai Nin serta suku Simai.

Ada banyak pertentangan di antara desa berbeda Asmat. Yang paling mengerikan adalah cara yang dipakai Suku Asmat untuk membunuh musuhnya. Ketika musuh dibunuh, mayatnya dibawa ke kampung, kemudian dipotong dan dibagikan kepada seluruh penduduk untuk dimakan bersama. Mereka menyanyikan lagu kematian dan memenggalkan kepalanya. Otaknya dibungkus daun sago yang dipanggang dan dimakan.

Sekarang biasanya, kira-kira 100 sampai 1000 orang hidup di satu kampung. Setiap kampung punya satu rumah Bujang dan banyak rumah keluarga. Rumah Bujang dipakai untuk upacara adat dan upacara keagamaan. Baca entri selengkapnya »

Jenis-jenis Iklan

Posted: Juni 15, 2011 in periklanan

Iklan dapat dibagi menjadi berbagai macam kelompok. Menurut pendanaannya iklan  dibagi menjadi 2 yakni iklan gratis dan iklan berbayar.

Iklan Gratis

Iklan gratis adalah iklan yang dalam pemasangannya tidak memerlukan biaya. Contoh dari iklan gratis adalah iklan baris yang dapat anda pasang di situs iklanbarisgratis1.com

Iklan berbayar

Iklan berbayar adalah iklan yang dalam pemasangannya memerlukan biaya. Contoh iklan berbayar sangat banyak. Iklan di TV, di Radio, di koran, poster, reklame dan billboard memerlukan biaya dalam pemasangannya. Pembagian iklan menurut sifatnya.
Menurut sifatnya, iklan dikelompokkan menjadi iklan komersial dan iklan non komersial.

Iklan komersial

Iklan komersial adalah iklan yang menawarkan barang dan jasa. Sebagian besar iklan yang kita temui di berbagai tempat merupakan iklan komersial. Baca entri selengkapnya »

aku……

Posted: Juni 4, 2011 in puisi karyaku

Aku….
Siapalah aku….
Aku tak mau hidup seperti ini
Terlalu fana dan kemunafikan
silih berganti tanpa henti

Di sudut hati yang kelam
aku hanya merasakan kehampaan yang mendalam
Tetesan air mata yang menetes
hingga membasahi bumi ini
hanya bisa menjadi bisu perasaan ini.

Aku tak punya pilihan untuk memilih.
Bahkan hak pilih pun tak punya

Apa harus semuanya merasakan…???
Tak perlu…
Cukup sudah
Cukup sudah dengan semua ini
Cukup aku sja yang merasakan apa yang aku rasakan

Semangat Maju

Posted: Mei 31, 2011 in puisi karyaku

Tidak mudah meniti asa seluas pelukan sang angkasa

Bukan mudah mengejar mimpi walau berlapis semangat api

Cahaya terang sang mentari pun

Belum mampu melepas beban di pelupuk mata

Titian langkah menuju hamparanmimpi

Seakan menjadi tak berarti…..

Tanpa bakat disertai semangat dipintu hati Baca entri selengkapnya »